arrow_upward
settings_brightness






ReferensiKita.id - Tanaman kelor ternyata memiliki banyak manfaat, baik itu dikonsumsi langsung, maupun di olah terlebih dahulu. Seperti yang dilahirkan oleh Universitas Tamansiswa Padang, Sumatera Barat, yang telah berhasil mengolah daun kelor menjadi bubuk teh.

Dosen Universitas Tamansiswa, Dr. Ir. Zasmeli Suhaemi, MP, mengatakan, tanaman kelor memiliki banyak manfaat, dan bahkan jika masyarakat secara bersama menanam kelor, maka secara tidak langsung telah membantu perekonomian keluarga.

Artinya, setidaknya dengan melakukan tanaman kelor di perkarangan lingkungan rumah dari lahan yang ada, maka akan dapat menjadi sebagai sumber ekonomi keluarga dengan menambah nilai ekonomi.

"Kenapa saya sebut bisa memiliki nilai ekonomis, karena melalui penanaman kelor ini dan melalui pengolahannya menjadi teh kelor, akan mampu memberikan penghasilan. Teh kelor ini ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan," katanya.

Emi menjelaskan, tanaman kelor tersebut sangat mudah dikembangbiakan, sertai tidak membutuhkan tanah dengan kualifikasi khusus serta bersifat tahunan, sehingga tidak memberatkan masyarakat dalam pengelolaannya.


Hal yang membuat begitu besarnya manfaat tanaman kelor, karena tanaman kelor merupakan tanaman perdu dengan tinggi batang mencapai 7 sampai 11 meter. Batangnya mudah patah cabangnya jarang tetapi akarnya sangat kuat. Daun kelor berbentuk bulat telur,ukurannya kecil dan bersusun majemuk didalam satu tangkai.


Manfaat Tanaman Kelor Bagi Kesehatan 


Bunganya berbau semerbak, warnanya putih kekuning-kuningan dan tundung pelepah bunganya berwarna hijau. Sementara itu, buahnya berbentuk segitiga memanjang.

Dibandingkan dengan dedaunan sayuran lainnya, daun kelor memiliki dua kali lebih banyak protein dibandingkan kedele, enam kali lebih banyak vitamin C dibandingkan jeruk, empat kali lebih banyak Vitamin A dibandingkan Wortel, empat kali lebih banyak Kalsiun dibandingkan dengan susu, tujuh kali lebih banyak kalsium dibandingkan pisang, tujuh kali lebih banyak Vitamin B1 dari pada ragi, enam kali lebih banyak polifenol dari pada anggur merah, empat kali lebih banyak asam folat dari pada hati sapi, empat kali lebih banyak  Vitamin E dari pada gandum, dua kali lebih banyak serat dari pada gandum, satu setengah kali lebih banyak asam amino dari pada telur, dua puluh lima kali lebih banyak zat besi dibandingkan dengan daun bayam.

"Setelah Kelor tumbuh dengan baik, maka daunnya dapat diolah menjadi teh Kelor dan bahan baku Telur asin Kelor" 

Mengkonsumsi daun kelor, terbukti dapat mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit berat, seperti diabetes, hepatitis, jantung dan kolesterol tinggi. Membantu mengatasi gizi buruk, mata minus, plus dan silinder, asam urat, stroke, mata rabun dan lainnya. Karena daun kelor yang telah dikeringkan (teh kelor) mengandung senyawa aktif.

Hal yang dimaksud yakni adanya kandungan saponin polifenol, alkaloida, tanin, steroid, flavonoid, gula tereduksi, dan minyak atsiri. Kelor juga kaya akan protein, energi, dan anti oksidant. Cara menggunakannya juga mudah, seperti dijelaskan doktor pertanian ini, ambil 1-2 sendok makan teh daun kelor, seduh dengan air panas, biarkan teh mengendap, siap diminum. (*) 

Manfaat Teh Daun Kelor Bagi Kesehatan

Tuesday, August 13, 2019 : 07:13






ReferensiKita.id - Tanaman kelor ternyata memiliki banyak manfaat, baik itu dikonsumsi langsung, maupun di olah terlebih dahulu. Seperti yang dilahirkan oleh Universitas Tamansiswa Padang, Sumatera Barat, yang telah berhasil mengolah daun kelor menjadi bubuk teh.

Dosen Universitas Tamansiswa, Dr. Ir. Zasmeli Suhaemi, MP, mengatakan, tanaman kelor memiliki banyak manfaat, dan bahkan jika masyarakat secara bersama menanam kelor, maka secara tidak langsung telah membantu perekonomian keluarga.

Artinya, setidaknya dengan melakukan tanaman kelor di perkarangan lingkungan rumah dari lahan yang ada, maka akan dapat menjadi sebagai sumber ekonomi keluarga dengan menambah nilai ekonomi.

"Kenapa saya sebut bisa memiliki nilai ekonomis, karena melalui penanaman kelor ini dan melalui pengolahannya menjadi teh kelor, akan mampu memberikan penghasilan. Teh kelor ini ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan," katanya.

Emi menjelaskan, tanaman kelor tersebut sangat mudah dikembangbiakan, sertai tidak membutuhkan tanah dengan kualifikasi khusus serta bersifat tahunan, sehingga tidak memberatkan masyarakat dalam pengelolaannya.


Hal yang membuat begitu besarnya manfaat tanaman kelor, karena tanaman kelor merupakan tanaman perdu dengan tinggi batang mencapai 7 sampai 11 meter. Batangnya mudah patah cabangnya jarang tetapi akarnya sangat kuat. Daun kelor berbentuk bulat telur,ukurannya kecil dan bersusun majemuk didalam satu tangkai.


Manfaat Tanaman Kelor Bagi Kesehatan 


Bunganya berbau semerbak, warnanya putih kekuning-kuningan dan tundung pelepah bunganya berwarna hijau. Sementara itu, buahnya berbentuk segitiga memanjang.

Dibandingkan dengan dedaunan sayuran lainnya, daun kelor memiliki dua kali lebih banyak protein dibandingkan kedele, enam kali lebih banyak vitamin C dibandingkan jeruk, empat kali lebih banyak Vitamin A dibandingkan Wortel, empat kali lebih banyak Kalsiun dibandingkan dengan susu, tujuh kali lebih banyak kalsium dibandingkan pisang, tujuh kali lebih banyak Vitamin B1 dari pada ragi, enam kali lebih banyak polifenol dari pada anggur merah, empat kali lebih banyak asam folat dari pada hati sapi, empat kali lebih banyak  Vitamin E dari pada gandum, dua kali lebih banyak serat dari pada gandum, satu setengah kali lebih banyak asam amino dari pada telur, dua puluh lima kali lebih banyak zat besi dibandingkan dengan daun bayam.

"Setelah Kelor tumbuh dengan baik, maka daunnya dapat diolah menjadi teh Kelor dan bahan baku Telur asin Kelor" 

Mengkonsumsi daun kelor, terbukti dapat mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit berat, seperti diabetes, hepatitis, jantung dan kolesterol tinggi. Membantu mengatasi gizi buruk, mata minus, plus dan silinder, asam urat, stroke, mata rabun dan lainnya. Karena daun kelor yang telah dikeringkan (teh kelor) mengandung senyawa aktif.

Hal yang dimaksud yakni adanya kandungan saponin polifenol, alkaloida, tanin, steroid, flavonoid, gula tereduksi, dan minyak atsiri. Kelor juga kaya akan protein, energi, dan anti oksidant. Cara menggunakannya juga mudah, seperti dijelaskan doktor pertanian ini, ambil 1-2 sendok makan teh daun kelor, seduh dengan air panas, biarkan teh mengendap, siap diminum. (*)