arrow_upward
settings_brightness
Sherli alumni SMP 18 Padang (kanan) membagikan beras bagi keluarga tidak mampu di salah satu kawasan di Padang. Foto: Metrokini.com for ReferensiKita.id

ReferensiKita.id - Seorang pengusaha di Padang, Sherli, membagikan beras secara gratis kepada keluarga kurang mampu dengan jumlah yang fantastis yakni 2.000 karung.

Sherli, ibu muda yang cantik ini merupakan pengusaha asal Kota Padang yang merantau ke Bandung, Jawa Barat. Kini di momen Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, dengan niat yang ikhlas ia membagikan beras sebanyak 2.000 karung.

Alasan Sherli melakukan hal ini bukanlah sebuah momen kampanye, karena kegiatan serupa juga pernah dilakukannya tahun lalu. Bantuan yang diberikan dengan jumlah bernilai Rp250 juta lebih itu, bentuk rasa syukurnya, karena usaha yang ia jalani di Bandung, berjalan sukses.

Masyarakat yang disasar oleh Sherli ialah warga kurang mampu serta keluarga alumni SMP 18 Padang. Alasan memilih SMP 18 Padang, karena Sherli merupakan alumni dari sekolah tersebut.

“Saya bersyukur dapat berbagi, semoga ini menjadi amal baik bagi saya dan keluarga. Saya rasa hal ini dapat membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ucapannya.

Sebagai bentuk terima kasih nya kepada sekolah nya itu, Sherli pun memilih lokasi pembagian beras di pelataran parkir SMP 18 Padang.

Salah seorang penerima beras Mak Asek (57) mengaku senang dan berterima kasih atas bantuan tersebut. Baginya, bantuan beras yang ia dapatkan itu, sangat membantu kebutuhan keluarganya.

“Beras ini sangat membantu saya. Apalagi sekarang kondisi ekonomi saya cukup berat. Kalau dihitung beli beras sebanyak itu, bisa mengeluarkan uang Rp140 ribu per karung nya, ”sebutnya.

Sementara itu, panitia pembagian beras, Yuni, mengatakan, pembagian beras yang dilakukan itu, selain di pelataran parkir SMP N 18, kegiatan yang sama juga dilakukan di Balai Baru Padang.

Menurutnya, untuk pembagian satu karung beras itu, memiliki berat 10 kilogram, dengan nilai Rp120 ribu per karung. Pembagian beras melalui pembagian kupon kepada warga. Dengan kupon warga menjemput beras sesuai dengan namanya.

“Kita membagi dalam lima posko, jam pembagian juga kita bedakan, agar tidak terjadi penumpukan warga,” sebut Yuni.

Adanya kegiatan yang begitu mulai dari Sherli, Kepala SMP 18 Padang, Drs. Nazir, Mm mengaku menyambut baik niat baik alumni tersebut. Menurutnya langkah itu memberikan contoh baik bagi almamater. Setidaknya dengan kegiatan tersebut telah meringankan beban keluarga tidak mampu. (*) 

Pengusaha Cantik Asal Bandung Ini Bagikan Beras 2.000 Karung Secara Gratis

Sunday, August 18, 2019 : 22:06
Sherli alumni SMP 18 Padang (kanan) membagikan beras bagi keluarga tidak mampu di salah satu kawasan di Padang. Foto: Metrokini.com for ReferensiKita.id

ReferensiKita.id - Seorang pengusaha di Padang, Sherli, membagikan beras secara gratis kepada keluarga kurang mampu dengan jumlah yang fantastis yakni 2.000 karung.

Sherli, ibu muda yang cantik ini merupakan pengusaha asal Kota Padang yang merantau ke Bandung, Jawa Barat. Kini di momen Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, dengan niat yang ikhlas ia membagikan beras sebanyak 2.000 karung.

Alasan Sherli melakukan hal ini bukanlah sebuah momen kampanye, karena kegiatan serupa juga pernah dilakukannya tahun lalu. Bantuan yang diberikan dengan jumlah bernilai Rp250 juta lebih itu, bentuk rasa syukurnya, karena usaha yang ia jalani di Bandung, berjalan sukses.

Masyarakat yang disasar oleh Sherli ialah warga kurang mampu serta keluarga alumni SMP 18 Padang. Alasan memilih SMP 18 Padang, karena Sherli merupakan alumni dari sekolah tersebut.

“Saya bersyukur dapat berbagi, semoga ini menjadi amal baik bagi saya dan keluarga. Saya rasa hal ini dapat membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ucapannya.

Sebagai bentuk terima kasih nya kepada sekolah nya itu, Sherli pun memilih lokasi pembagian beras di pelataran parkir SMP 18 Padang.

Salah seorang penerima beras Mak Asek (57) mengaku senang dan berterima kasih atas bantuan tersebut. Baginya, bantuan beras yang ia dapatkan itu, sangat membantu kebutuhan keluarganya.

“Beras ini sangat membantu saya. Apalagi sekarang kondisi ekonomi saya cukup berat. Kalau dihitung beli beras sebanyak itu, bisa mengeluarkan uang Rp140 ribu per karung nya, ”sebutnya.

Sementara itu, panitia pembagian beras, Yuni, mengatakan, pembagian beras yang dilakukan itu, selain di pelataran parkir SMP N 18, kegiatan yang sama juga dilakukan di Balai Baru Padang.

Menurutnya, untuk pembagian satu karung beras itu, memiliki berat 10 kilogram, dengan nilai Rp120 ribu per karung. Pembagian beras melalui pembagian kupon kepada warga. Dengan kupon warga menjemput beras sesuai dengan namanya.

“Kita membagi dalam lima posko, jam pembagian juga kita bedakan, agar tidak terjadi penumpukan warga,” sebut Yuni.

Adanya kegiatan yang begitu mulai dari Sherli, Kepala SMP 18 Padang, Drs. Nazir, Mm mengaku menyambut baik niat baik alumni tersebut. Menurutnya langkah itu memberikan contoh baik bagi almamater. Setidaknya dengan kegiatan tersebut telah meringankan beban keluarga tidak mampu. (*)