arrow_upward
settings_brightness
Kondisi roller Yamaha Lexi. Foto: ReferensiKita.id
ReferensiKita.id - Belum lama ini Yamaha Lexi milik saya warna abu-abu melakukan rutinitas servis ke bengkel resmi Yamaha di salah tempat di Kota Padang, Sumatera Barat. Seperti biasa, penggantian oli 1,5 bulan sekali, oli gardan 6 bulan sekali, dan sekarang sudah memasuki kilometer 12.000 lebih, saatnya servis Injektor dan CVT.

Awalnya saya tidak berpikir bakal didatangi mekanik untuk melaporkan kondisi mesin motor si sexy Lexi, karena untuk servis Injektor dan servis CVT baru lah pertama kali dilakukan. Ternyata, ada komponen yang perlu diganti yaitu roller, yang terlihat agak penyot. Saran dari mekanik, roller haruslah diganti.

Saya pun mulai berpikir, apa fungsi dari roller di mesin motor matic? Ternyata roller di motor matic memiliki fungsi yang amat penting. Karena roller ini sebagai penentu torsi dan power motor mau di rpm.

Untuk itu, sangat tidak disarankan agar tidak asal pasang roller nya. Hal ini dikarenakan berat roller juga bisa jadi penentunya.

Roller yang beratnya lebih ringan dari standar membuat motor enteng di awal, namun napas motor cepat habis akibat rpm langsung teriak.

Begitu juga roller yang lebih berat dari standar, motor akan jauh lebih enak di top speed, tapi lelet di tarikan awal.

Yamaha Lexi 125 cc warna abu-abu. Foto: ReferensiKita.id
Nah, mengingat kondisi roller bawaan dari Lexi dinilai kurang mumpuni, mekanik menyarankan mengganti dan menggunakan roller punyanya Aerox. Alasan kenapa direkomendasikan menggunakan roller Aerox, karena roller Aerox lebih tangguh, apalagi komponen Aerox bisa dilakukan dipasangkan ke Lexi.

Harga Roller Asli Milik Yamaha Lexi dan Aerox


Soal harga roller, mengingat ada 6 biji roller, untuk harga roller asli produk Yamaha Lexi Rp9.000 per biji. Sementara untuk roller Aerox agak lebih tinggi dari harga roller Lexi. Roller Aerox dijual Rp11.000 per biji.

Harga roller tersebut belum terpasang biaya pasang yang dilakukan oleh mekanik. Hebatnya lagi, si mekanik menjamin atau menggaransi bahwa Lexi yang menggunakan roller Aerox, akan lebih baik ketimbang menggunakan roller nya milik Lexi sendiri.

Singkat cerita, mekanik di Yamaha mengakui bahwa segala komponen di Yamaha Aerox bisa dipasangkan ke Yamaha Lexi. Begitu juga soal velg lebarnya Aerox, juga bisa dipasangkan ke Lexi. Untuk melakukan penggantian velg ini, perlu beriringan dengan mengganti blok dan piston, jadi sediakan dana kurang lebih Rp6 juta.

Barang Aerox yang perlu dibeli itu mulai dari velg belakang dan depan, ban belakang dan depan ukuran yang lebih besar dari ban Lexi, serta membeli simpang tiga depan Lexi, spakbor, dan mengganti blok dan piston, agak motor Lexi lebih enteng dikendarai.

Kilometer Baru 12.000 Roller Yamaha Lexi Sudah Rusak, Ganti Roller Aerox

Saturday, September 28, 2019 : 07:29
Kondisi roller Yamaha Lexi. Foto: ReferensiKita.id
ReferensiKita.id - Belum lama ini Yamaha Lexi milik saya warna abu-abu melakukan rutinitas servis ke bengkel resmi Yamaha di salah tempat di Kota Padang, Sumatera Barat. Seperti biasa, penggantian oli 1,5 bulan sekali, oli gardan 6 bulan sekali, dan sekarang sudah memasuki kilometer 12.000 lebih, saatnya servis Injektor dan CVT.

Awalnya saya tidak berpikir bakal didatangi mekanik untuk melaporkan kondisi mesin motor si sexy Lexi, karena untuk servis Injektor dan servis CVT baru lah pertama kali dilakukan. Ternyata, ada komponen yang perlu diganti yaitu roller, yang terlihat agak penyot. Saran dari mekanik, roller haruslah diganti.

Saya pun mulai berpikir, apa fungsi dari roller di mesin motor matic? Ternyata roller di motor matic memiliki fungsi yang amat penting. Karena roller ini sebagai penentu torsi dan power motor mau di rpm.

Untuk itu, sangat tidak disarankan agar tidak asal pasang roller nya. Hal ini dikarenakan berat roller juga bisa jadi penentunya.

Roller yang beratnya lebih ringan dari standar membuat motor enteng di awal, namun napas motor cepat habis akibat rpm langsung teriak.

Begitu juga roller yang lebih berat dari standar, motor akan jauh lebih enak di top speed, tapi lelet di tarikan awal.

Yamaha Lexi 125 cc warna abu-abu. Foto: ReferensiKita.id
Nah, mengingat kondisi roller bawaan dari Lexi dinilai kurang mumpuni, mekanik menyarankan mengganti dan menggunakan roller punyanya Aerox. Alasan kenapa direkomendasikan menggunakan roller Aerox, karena roller Aerox lebih tangguh, apalagi komponen Aerox bisa dilakukan dipasangkan ke Lexi.

Harga Roller Asli Milik Yamaha Lexi dan Aerox


Soal harga roller, mengingat ada 6 biji roller, untuk harga roller asli produk Yamaha Lexi Rp9.000 per biji. Sementara untuk roller Aerox agak lebih tinggi dari harga roller Lexi. Roller Aerox dijual Rp11.000 per biji.

Harga roller tersebut belum terpasang biaya pasang yang dilakukan oleh mekanik. Hebatnya lagi, si mekanik menjamin atau menggaransi bahwa Lexi yang menggunakan roller Aerox, akan lebih baik ketimbang menggunakan roller nya milik Lexi sendiri.

Singkat cerita, mekanik di Yamaha mengakui bahwa segala komponen di Yamaha Aerox bisa dipasangkan ke Yamaha Lexi. Begitu juga soal velg lebarnya Aerox, juga bisa dipasangkan ke Lexi. Untuk melakukan penggantian velg ini, perlu beriringan dengan mengganti blok dan piston, jadi sediakan dana kurang lebih Rp6 juta.

Barang Aerox yang perlu dibeli itu mulai dari velg belakang dan depan, ban belakang dan depan ukuran yang lebih besar dari ban Lexi, serta membeli simpang tiga depan Lexi, spakbor, dan mengganti blok dan piston, agak motor Lexi lebih enteng dikendarai.