arrow_upward
settings_brightness
Ilustrasi asap rokok mengganggu pengendara sepeda motor. Foto: yukepo

ReferensiKita.id - Hampir sebagian besar laki-laki di dunia atau pun di Indonesia ini suka merokok, dan sebagian kecil perempuan yang juga ikut menikmati rokok.

Buktinya, katadata.co.id menuliskan hasil dari laporan Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) berjudul The Tobacco Control Atlas, Asean Region yang menunjukkan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok terbanyak di Asean, yakni 65,19 juta orang.

Angka tersebut setara 34 persen dari total penduduk Indonesia pada 2016. Dari jumlah itu, sekitar 79,8 persen dari perokok membeli rokoknya di kios, warung, atau minimarket. Adapun 17,6 persen membeli rokok dari supermarket. Di Indonesia terdapat 2,5 juta gerai yang menjadi pengecer rokok. Angka ini belum memperhitungkan kios penjual rokok di pinggir-pinggir jalan.

Seiring tingginya angka perokok di Indonesia ini, sebenarnya banyak ancaman penyakit yang mengelilingi si perokok. Data dari honestdocs menunjukan salah satu penyakit yang mengancam nyawa perokok ialah kanker paru-paru.

Ada sebanyak 87 persen kematian disebabkan oleh kanker paru-paru. Angka kematian yang disebabkan oleh kanker paru-paru lebih banyak dibandingkan dengan jenis kanker lainnya.Merokok merupakan faktor utama risiko terkena penyakit kanker paru-paru. Merokok menyebabkan 9 dari 10 perokok terkena penyakit kanker paru-paru. Selain itu, merokok juga menyebabkan penyakit paru-paru lainnya, seperti emfisema semakin parah.

Dari kondisi yang demikian, ternyata kondisi di lapangan, masih saja terlihat ada perokok yang seakan-akan tidak mengkhawatiran bahaya kesehatan baginya. Jangankan untuk dirinya sendiri, terkadang orang yang berada di sekelilingnya juga jadi resah akibat kebiasaan merokok tersebut.

Dari pantauan di lapangan yang dilakukan oleh Referensi Kita sebagai Referensi Kesehatan bagi pembaca blog ini, setidaknya ada 7 kebiasaan merokok yang dinilai sangat mengganggu kenyamanan banyak orang.

1. Merokok Saat Mengendarai Sepeda Motor


Kebiasaan seperti ini amat sering ditemukan di jalan raya, tidak hanya para bapak-bapak yang secara sadar mengisap rokok sambil mengendarai motor, tapi juga para remaja juga melakukan hal sama. Akibat kebiasaan seperti itu, debu dan percikan api dari rokok itu mengenai pengendara yang ada di belakangnya.

Ilustrasi pengendara sepeda motor sembil merokok. Foto: Kanal Kalimantan

Beruntung pengendara yang di belakang menggunakan helm, jika tidak, maka debu dan percipakan api itu bisa mengenai wajah serta badan. Kebiasaan seperti ini seharusnya disadari untuk keselamatan pengendara lainnya dan diri sendiri.

Solusinya : Jika pun ingin merokok, berhentilah ke tepi jalan. Atau malah tidak usah merokok, dan uang buat beli rokok itu dialihkan untuk isi bensin.

2. Pengendara Truk dan Mobil Buang Abu Rokok di Sepanjang Jalan


Tadi hanya untuk pengendara roda dua, untuk pengendara roda empat dan truk, juga melalukan hal dinilai mengganggu orang banyak lainnya. Nah bagi pengendara roda dua dan truk ini, hal yang tidak baik dilakukan itu meski terasa nyaman berada di dalam mobil, tanpa terkena debu jalanan dan panasnya terik matahari. Namun, apabila hendak merokok, debu rokonya di buang sepanjang jalan itu, tanpa memikirkan dampak terhadap pengendara yang ada di belakang mobil atau pun truk.

Solusinya: Sopir dari mobil dan truk itu seharusnya tidak membuang abu ke luar, tapi sediakanlah tempat asbak rokok. Atau malah tidak usah merokok, dan uang buat beli rokok itu dialihkan untuk isi bensin, atau bayar pajak kendaraan.

3. Merokok di Dalam Kendaraan Angkutan Umum 


Sejumlah angkutan umum salah satunya angkutan kota (angkot) berbagai karakter orang yang bisa ditemui. Meski penumpang pada umumnya para ibu-ibu dan pelajar, tak jarang juga ditemui adanya penumpang dan juga sopir angkot yang merokok di saat berkendara.

Padahal, penumpangnya para ibu-ibu dan pelajar, sangat tidak bagus dan tidak sopan jika ada orang tetap merokok dalam kondisi yang demikian.

Solusinya : Jika tetap merokok juga, jangan naik angkot, tapi jalan kaki saja. Atau tidak usah merokok dan tabung uangnya buat beli sepeda.

4. Merokok Dikhalayak Ramai Padahal Banyak Anak-anak


Untuk kebiasaan yang satu ini, bisa sama-sama kita lihat di suatu kegiatan yang berada di lapangan. Misalnya ada kegiatan kampanye tentang suatu merek, situasi berbaur antara orang dewasa dan anak-anak sudah biasa. Tapi ada juga para laki-laki yang masih saja membakar rokok, padahal disekeliling si perokok itu, ramai anak-anak ibu hamil, dimana asap rokoknya itu bisa mengancam kesehatan mereka.

Solusinya: Lihat-lihat dulu kalau mau merokok. Atau jika bisa tidak usah merokok lagi, dan uang buat beli rokoknya itu ditabung buat pergi umrah.

5. Seorang Ayah Menggendong Anak Sambil Merokok


Bagi seorang ayah seharusnya lebih menyayangi si buah hatinya, caranya itu janganlah merokok saat menggendong anak. Karena banyak bapak-bapak yang tetap mengisap rokok, disaat bersama anaknya. Padahal jika si bapak menyadari, akibat dari kebiasaannya itu bukan hanya kepada dirinya, tapi dampaknya juga dirasakan oleh si bayi atau si anak.

Ilustrasi kondisi seorang bayi terkena dampak asap rokok. Foto: Line Today

Solusinya: Jika tetap mau merokok, jauhi anaknya untuk sementara. Atau mau pilih menyukai rokok atau malah menyayangi anaknya.

6. Merokok di Dalam Kamar Mandi/WC


Nah kondisi seperti ini tidak asing lagi, cukup banyak pria-pria yang kini boker sambil merokok. Bagi seseorang yang senang melakukan itu, mungkin tidak berpikir orang yang sesudah dirinya memasuki WC, bagaimana baunya. Sudahlah bau WC ditambah dengan bau rokok serta sisa puntung yang menutupi lubang saluran air.

Solusinya: Fokus sajalah untuk buang air, dan jangan merokok di dalam kamar mandi itu. Jika mau merokok yang merokok saja. Atau mau pilih mana, merokok dulu sambil menahan bokernya, dan atau boker dulu dan simpan rokoknya.

7. Merokok Sambil Bekerja


Bagi bapak-bapak yang bekerja seperti buruh bangunan, dan buruh tani, janganlah merokok sambil beraktifitas. Karena dari pantauan di lapangan terlihat sebatang rokok tersangkut di bibirnya, perlahan demi perlahan, rokok di hisap sambil bekerja. Padahal, jika dikaji dari kesehatan, kebiasaan seperti itu tidaklah baik. Dimana ketika itu terjadi aktifitas pernafasan yang meningkat, nah sementara seiring dengan itu asap rokok pun ikut berputar.

Solusinya: Jika ingin tetap bekerja dalam keadaanya sehat, sebaiknya rokoknya disimpan saja. Pilihannya, mau merokok saja, atau malah bekerja saja.

7 Kebiasaan Merokok yang Mengganggu Kenyamanan Banyak Orang

Monday, October 14, 2019 : 13:50
Ilustrasi asap rokok mengganggu pengendara sepeda motor. Foto: yukepo

ReferensiKita.id - Hampir sebagian besar laki-laki di dunia atau pun di Indonesia ini suka merokok, dan sebagian kecil perempuan yang juga ikut menikmati rokok.

Buktinya, katadata.co.id menuliskan hasil dari laporan Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) berjudul The Tobacco Control Atlas, Asean Region yang menunjukkan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok terbanyak di Asean, yakni 65,19 juta orang.

Angka tersebut setara 34 persen dari total penduduk Indonesia pada 2016. Dari jumlah itu, sekitar 79,8 persen dari perokok membeli rokoknya di kios, warung, atau minimarket. Adapun 17,6 persen membeli rokok dari supermarket. Di Indonesia terdapat 2,5 juta gerai yang menjadi pengecer rokok. Angka ini belum memperhitungkan kios penjual rokok di pinggir-pinggir jalan.

Seiring tingginya angka perokok di Indonesia ini, sebenarnya banyak ancaman penyakit yang mengelilingi si perokok. Data dari honestdocs menunjukan salah satu penyakit yang mengancam nyawa perokok ialah kanker paru-paru.

Ada sebanyak 87 persen kematian disebabkan oleh kanker paru-paru. Angka kematian yang disebabkan oleh kanker paru-paru lebih banyak dibandingkan dengan jenis kanker lainnya.Merokok merupakan faktor utama risiko terkena penyakit kanker paru-paru. Merokok menyebabkan 9 dari 10 perokok terkena penyakit kanker paru-paru. Selain itu, merokok juga menyebabkan penyakit paru-paru lainnya, seperti emfisema semakin parah.

Dari kondisi yang demikian, ternyata kondisi di lapangan, masih saja terlihat ada perokok yang seakan-akan tidak mengkhawatiran bahaya kesehatan baginya. Jangankan untuk dirinya sendiri, terkadang orang yang berada di sekelilingnya juga jadi resah akibat kebiasaan merokok tersebut.

Dari pantauan di lapangan yang dilakukan oleh Referensi Kita sebagai Referensi Kesehatan bagi pembaca blog ini, setidaknya ada 7 kebiasaan merokok yang dinilai sangat mengganggu kenyamanan banyak orang.

1. Merokok Saat Mengendarai Sepeda Motor


Kebiasaan seperti ini amat sering ditemukan di jalan raya, tidak hanya para bapak-bapak yang secara sadar mengisap rokok sambil mengendarai motor, tapi juga para remaja juga melakukan hal sama. Akibat kebiasaan seperti itu, debu dan percikan api dari rokok itu mengenai pengendara yang ada di belakangnya.

Ilustrasi pengendara sepeda motor sembil merokok. Foto: Kanal Kalimantan

Beruntung pengendara yang di belakang menggunakan helm, jika tidak, maka debu dan percipakan api itu bisa mengenai wajah serta badan. Kebiasaan seperti ini seharusnya disadari untuk keselamatan pengendara lainnya dan diri sendiri.

Solusinya : Jika pun ingin merokok, berhentilah ke tepi jalan. Atau malah tidak usah merokok, dan uang buat beli rokok itu dialihkan untuk isi bensin.

2. Pengendara Truk dan Mobil Buang Abu Rokok di Sepanjang Jalan


Tadi hanya untuk pengendara roda dua, untuk pengendara roda empat dan truk, juga melalukan hal dinilai mengganggu orang banyak lainnya. Nah bagi pengendara roda dua dan truk ini, hal yang tidak baik dilakukan itu meski terasa nyaman berada di dalam mobil, tanpa terkena debu jalanan dan panasnya terik matahari. Namun, apabila hendak merokok, debu rokonya di buang sepanjang jalan itu, tanpa memikirkan dampak terhadap pengendara yang ada di belakang mobil atau pun truk.

Solusinya: Sopir dari mobil dan truk itu seharusnya tidak membuang abu ke luar, tapi sediakanlah tempat asbak rokok. Atau malah tidak usah merokok, dan uang buat beli rokok itu dialihkan untuk isi bensin, atau bayar pajak kendaraan.

3. Merokok di Dalam Kendaraan Angkutan Umum 


Sejumlah angkutan umum salah satunya angkutan kota (angkot) berbagai karakter orang yang bisa ditemui. Meski penumpang pada umumnya para ibu-ibu dan pelajar, tak jarang juga ditemui adanya penumpang dan juga sopir angkot yang merokok di saat berkendara.

Padahal, penumpangnya para ibu-ibu dan pelajar, sangat tidak bagus dan tidak sopan jika ada orang tetap merokok dalam kondisi yang demikian.

Solusinya : Jika tetap merokok juga, jangan naik angkot, tapi jalan kaki saja. Atau tidak usah merokok dan tabung uangnya buat beli sepeda.

4. Merokok Dikhalayak Ramai Padahal Banyak Anak-anak


Untuk kebiasaan yang satu ini, bisa sama-sama kita lihat di suatu kegiatan yang berada di lapangan. Misalnya ada kegiatan kampanye tentang suatu merek, situasi berbaur antara orang dewasa dan anak-anak sudah biasa. Tapi ada juga para laki-laki yang masih saja membakar rokok, padahal disekeliling si perokok itu, ramai anak-anak ibu hamil, dimana asap rokoknya itu bisa mengancam kesehatan mereka.

Solusinya: Lihat-lihat dulu kalau mau merokok. Atau jika bisa tidak usah merokok lagi, dan uang buat beli rokoknya itu ditabung buat pergi umrah.

5. Seorang Ayah Menggendong Anak Sambil Merokok


Bagi seorang ayah seharusnya lebih menyayangi si buah hatinya, caranya itu janganlah merokok saat menggendong anak. Karena banyak bapak-bapak yang tetap mengisap rokok, disaat bersama anaknya. Padahal jika si bapak menyadari, akibat dari kebiasaannya itu bukan hanya kepada dirinya, tapi dampaknya juga dirasakan oleh si bayi atau si anak.

Ilustrasi kondisi seorang bayi terkena dampak asap rokok. Foto: Line Today

Solusinya: Jika tetap mau merokok, jauhi anaknya untuk sementara. Atau mau pilih menyukai rokok atau malah menyayangi anaknya.

6. Merokok di Dalam Kamar Mandi/WC


Nah kondisi seperti ini tidak asing lagi, cukup banyak pria-pria yang kini boker sambil merokok. Bagi seseorang yang senang melakukan itu, mungkin tidak berpikir orang yang sesudah dirinya memasuki WC, bagaimana baunya. Sudahlah bau WC ditambah dengan bau rokok serta sisa puntung yang menutupi lubang saluran air.

Solusinya: Fokus sajalah untuk buang air, dan jangan merokok di dalam kamar mandi itu. Jika mau merokok yang merokok saja. Atau mau pilih mana, merokok dulu sambil menahan bokernya, dan atau boker dulu dan simpan rokoknya.

7. Merokok Sambil Bekerja


Bagi bapak-bapak yang bekerja seperti buruh bangunan, dan buruh tani, janganlah merokok sambil beraktifitas. Karena dari pantauan di lapangan terlihat sebatang rokok tersangkut di bibirnya, perlahan demi perlahan, rokok di hisap sambil bekerja. Padahal, jika dikaji dari kesehatan, kebiasaan seperti itu tidaklah baik. Dimana ketika itu terjadi aktifitas pernafasan yang meningkat, nah sementara seiring dengan itu asap rokok pun ikut berputar.

Solusinya: Jika ingin tetap bekerja dalam keadaanya sehat, sebaiknya rokoknya disimpan saja. Pilihannya, mau merokok saja, atau malah bekerja saja.