arrow_upward
settings_brightness
Beginilah lokasi wisata Ngungun Saok. Foto: ReferensiKita.id

ReferensiKita.id - Berbicara Kota Padang, janganlah hanya terpikir tentang suasana ibu kota terbesar di Sumatera Barat. Bangunan yang padat, arus lalu lintas yang begitu ramai, serta memiliki daerah pantai yang begitu indah, bisa ditemui di Kota Padang. Namun, tahukah Anda bahwa jika mencoba melakukan perjalan ke arah Timur, maka anggapan saat berada di Kota Padang, bisa dihapus dari ingatan.

Melihat ke arah Barat nya Kota Padang, selain memiliki hamparan pantai yang terbentang dari daerah perbatasan Kabupaten Padang Pariaman hingga menuju perbatan Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Ternyata, di arah Timur Kota Padang, memiliki keindahan alam yang jarang ada dalam imajinasi.

Ya, bertepatan di daerah Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, mengarah ke matahari terbit, ada sebuah tempat tersembunyi dari jangkuan pandangan manusia. Ngungun Saok, begitulah sebutan tempat yang ada di arah matahari terbit di Air Dingin itu.

Lokasi Ngungun Saok Padang


Daerah Air Dingin yang dimaksud ini, terbilang sangat jauh dari hiruk pikuk pusat kota. Untuk pergi ke Ngungun Saok, apabila mengawali perjalanan dari perhotelan di pusat kota, diperkirakan bisa menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan.

Banyak yang menyebutkan kalau Ngungun Saok berada di daerah Lubuk Minturun, tapi sebenarnya hal tersebut sungguhlah khilaf. Karena di kawasan Lubuk Minturun bisa dikatakan tidak ada tempat yang dinamai Ngungun Saok. Namun yang sebenarnya Ngungun Saok itu berada di Air Dingin menuju ke arah Timur yang merupakan sebuah jalan yang dibuka untuk menuju Kabupaten Solok.

Akan tetapi, untuk mencapai tempat wisata Ngungun Saok ini, betul daerah yang awal dilalui itu ialah Lubuk Minturun. Untuk itu, apabila Anda telah sampai di Bypass Padang KM 18, cobalah untuk membaca ada tugu yang menuliskan Agro Wisata Lubuk Minturun. Di sana, lanjutkan perjalanannya dengan sedikit tanjakan.

Tidak bakalan menghabiskan waktu yang lama, nanti akan ada bertemu jalan persimpangan. Di sana Anda memilih ke arah kiri dimana ada masyarakat yang menjual bunga di tepi jalan. Apabila hal itu telah dilakukan, maka jarak Anda menuju ke Air Dingin sudah dekat. Hanya saja untuk memastikan bahwa sudah mencapai daerah Air Dingin, nantinya Anda akan melintasi jembatan besi. Nah di sanalah perbatasan antara daerah Lubuk Minturun dan Air Dingin.

Mengingat cukup luasnya daerah Air Dingin, Anda bisa memilih perjalan yang sesuai Referensi Wisata sebutkan tadi bahwa arah Ngungun Saok berada di arah Timur. Untuk itu, setelah melewati jembatan Lubuk Minturun itu, pilih lah jalan persimpangan itu ke arah kanan. Setelah berbelok ke kanan dimana Anda tengah menuju ke arah Timur nya Kota Padang, saatnya menikmati perjalannya yang cukup panjang.

Di perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tempat parkiran lokasi wisata Ngungun Saok itu, setelah lepas dari daerah Lubuk Minturun, hanya 1 jam saja. Akan tetapi, sebelum tancap gas ke arah Timur Kota Padang ini, pastikan bahan bakar kendaraan Anda benar-benar terisi penuh, karena setelah sampai ke arah bukit barisan itu, tidak ada warga yang menjual minyak enceran.

Untuk kendaraannya pun disarankan tidak menggunakan mobil sedan untuk kendaraan roda empat, dan tidak disarankan menggunakan motor ceper untuk kendaraan roda dua. Karena, pengaspalan jalan menuju Ngungun Saok hanya sampai di daerah ramai penduduk di Air Dingin. Setelah memasuki kawasan perekebunan masyarakat, jalan yang akan dilalui berupa tanah dan bebatuan kecil, serta beberapa tanjakan-tanjakan yang tidak begitu mengkhawatirkan.

Lalu, jangan juga terpikiran bahwa selama perjalanan itu Anda bisa melakukan live medsos seperti facebook, instagram, ataupun youtube. Karena apabila telah berada di jalan tanah, tidak ada satupun jaringan selular yang dapat diakses, alias zero internet.

Etsss...sampai di sini jangan kecewa dan patah semangat dulu menuju wisata Ngungun Saok. Karena sepanjang perjalanan yang disebut menempuh jalan tanah, Anda akan dapat melihat pemandangan yang begitu asri dan hijau. Udara segara, sejuk, dan tenang, akan mengiringi perjalanan Anda menuju Ngungun Saok.

Petunjuk arah parkir kendaraan untuk pengunjung wisata Ngungun Saok. Foto: ReferensiKita.id

Bagi yang merasa sulit menemukan Ngungun Saok ini, Anda jangan berpikir bahwa Ngungun Saok adalah tempat wisata yang hoak. Padahal, pertanda Anda telah mencapai titik Ngungun Saok, akan ada plang kecil terbuat dari kayu berada di sebelah kiri, menunjukan tempat parkir kendaraan bagi pengunjung ke Ngungun Saok

Kondisi Jalan Menuju Ngungun Saok


Setelah memastikan diri untuk parkir di salah tempat rumah warga dengan tarif Rp5.000 per unit kendaraan roda dua. Anda akan diberi arahan oleh warga setempat, terkait kondisi dan batasan waktu berada di Ngungun Saok. Masyarakat sekitar akan memberi saran kepada pengunjung bahwa untuk dapat bersiap-siap kembali ke lokasi parkir, dari lokasi pemandian Ngugun Saok yakni sebelum pukul 17.00 Wib. Hal ini dikarenakan, kondisi medan kepulangan lebih membutuhkan waktu lebih lama, ketimbang hendak pergi ke lokasi Ngungun Saok.

Saran ini, memiliki alasan. Karena kondisi medan jalan menuju Ngungun Saok ini terbilang cukup curam. Dimana setiap pengunjung yang datang harus menuruni bukit semak belukar tanpa ada menemukan jalan yang datar. Meski telihat semak belukar, masyarakat setempat membuat arah jalan dengan cara membersihkan jalan setapak untuk bisa sampai ke Ngungun Saok. Di sini, orang yang tidak pernah melakukan olahraga, akan merasakan panas di lutut, karena melakukan perjalanan turunan tiada henti. Diperkirakan waktu yang dibutukan itu, mencapai kurang lebih 20 menit.

Sepanjang perjalanan turunan bukit menuju wisata Ngungun Saok akan dihadapi dengan semak belukar. Foto: ReferensiKita.id

Setelah menikmati perjalanan yang ekstra lelah, dari kejahuan akan terdengar suara gemuruh air. Hal ini bentuk pertanda bahwa lokasi Ngungun Saok telah dekat. Perjalanan yang diringi dengan rasa penasaran karena mendengarkan suara gemuruh air, akan dikejutkan dengan pemandangan kondisi Ngungun Saok yang begitu menakjubkan

Wisata Ngungun Saok Kepingan Surga Pemandian


Mungkin saja badan masih terasa lelah dan agak panas, di sarankan jangan langsung terjun ke air Ngungun Saok ini. Usahakan menguji kesabaran dengan cara mendekati air itu secara perlahan, dan rasakan betapa sejuknya aliran air yang ada di Ngungun Saok. Sebenarnya Ngungun Saok merupakan sebuah sungai yang mengalir dari hulu dan di tebingnya terdapat air terjun tidak terlalu besar, jatuh ke dalam air sungai.

Salah satu tempat pemandian yang bagus di Ngungun Saok. Foto: ReferensiKita.id

Jika sudah melepaskan lelah dan mengeringkan keringatnya, saatnya cebutkan dirimu ke air, dan jangan lupa untuk membawa kemera seperti kamera GoPro atau sejenisnya yang bisa memoto aksi di dalam air yang jernih.

Nah, jika badan telah direndam di dalam air Ngungun Saok dan telah melihat keindahan disekelilingnya, maka Anda akan menyadari jikalau ada kepingan surga yang jatuh ke Ngungun Saok tersebut.

Satu hal yang terpenting, mari sama-sama menjaga kebersihakan di lokasi wisata ataupun di Ngungun Saok. Karena keindahan itu akan rusak, jika dari hati pengunjungnya abai soal menjaga kebersihan lingkungan. Biasakan membawa kembali sampah yang dibawa dari berkendara tadi. Ingat lokasi ini tidak untuk wisata berkeluarga yang bisa membawa anak-anak yang masih kecil.

Apabila telah puas menikmati alam Ngungun Saok, saatnya bersiap pulang dan yang terpenting siapkan tenaga untuk melakukan tracking dengan tanjakan yang super ekstra. Iringin kebahagiaan selama mandi di Ngungun Saok, agar semangat Anda untuk kembali lokasi parkir bisa terlaksana, karena memang usaha untuk kembali, membutuhkan tenaga yang banyak. Selamat menikmati liburannya, dan jadikan setiap kegiataan itu, untuk kebahagiaan hidup, karena memang untuk mendapatkan sesuatu yang luar biasa itu, membutuhkan usaha yang luar biasa pula.

Ada Kepingan Surga Jatuh di Ngungun Saok Padang

Sunday, October 13, 2019 : 11:13
Beginilah lokasi wisata Ngungun Saok. Foto: ReferensiKita.id

ReferensiKita.id - Berbicara Kota Padang, janganlah hanya terpikir tentang suasana ibu kota terbesar di Sumatera Barat. Bangunan yang padat, arus lalu lintas yang begitu ramai, serta memiliki daerah pantai yang begitu indah, bisa ditemui di Kota Padang. Namun, tahukah Anda bahwa jika mencoba melakukan perjalan ke arah Timur, maka anggapan saat berada di Kota Padang, bisa dihapus dari ingatan.

Melihat ke arah Barat nya Kota Padang, selain memiliki hamparan pantai yang terbentang dari daerah perbatasan Kabupaten Padang Pariaman hingga menuju perbatan Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Ternyata, di arah Timur Kota Padang, memiliki keindahan alam yang jarang ada dalam imajinasi.

Ya, bertepatan di daerah Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, mengarah ke matahari terbit, ada sebuah tempat tersembunyi dari jangkuan pandangan manusia. Ngungun Saok, begitulah sebutan tempat yang ada di arah matahari terbit di Air Dingin itu.

Lokasi Ngungun Saok Padang


Daerah Air Dingin yang dimaksud ini, terbilang sangat jauh dari hiruk pikuk pusat kota. Untuk pergi ke Ngungun Saok, apabila mengawali perjalanan dari perhotelan di pusat kota, diperkirakan bisa menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan.

Banyak yang menyebutkan kalau Ngungun Saok berada di daerah Lubuk Minturun, tapi sebenarnya hal tersebut sungguhlah khilaf. Karena di kawasan Lubuk Minturun bisa dikatakan tidak ada tempat yang dinamai Ngungun Saok. Namun yang sebenarnya Ngungun Saok itu berada di Air Dingin menuju ke arah Timur yang merupakan sebuah jalan yang dibuka untuk menuju Kabupaten Solok.

Akan tetapi, untuk mencapai tempat wisata Ngungun Saok ini, betul daerah yang awal dilalui itu ialah Lubuk Minturun. Untuk itu, apabila Anda telah sampai di Bypass Padang KM 18, cobalah untuk membaca ada tugu yang menuliskan Agro Wisata Lubuk Minturun. Di sana, lanjutkan perjalanannya dengan sedikit tanjakan.

Tidak bakalan menghabiskan waktu yang lama, nanti akan ada bertemu jalan persimpangan. Di sana Anda memilih ke arah kiri dimana ada masyarakat yang menjual bunga di tepi jalan. Apabila hal itu telah dilakukan, maka jarak Anda menuju ke Air Dingin sudah dekat. Hanya saja untuk memastikan bahwa sudah mencapai daerah Air Dingin, nantinya Anda akan melintasi jembatan besi. Nah di sanalah perbatasan antara daerah Lubuk Minturun dan Air Dingin.

Mengingat cukup luasnya daerah Air Dingin, Anda bisa memilih perjalan yang sesuai Referensi Wisata sebutkan tadi bahwa arah Ngungun Saok berada di arah Timur. Untuk itu, setelah melewati jembatan Lubuk Minturun itu, pilih lah jalan persimpangan itu ke arah kanan. Setelah berbelok ke kanan dimana Anda tengah menuju ke arah Timur nya Kota Padang, saatnya menikmati perjalannya yang cukup panjang.

Di perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tempat parkiran lokasi wisata Ngungun Saok itu, setelah lepas dari daerah Lubuk Minturun, hanya 1 jam saja. Akan tetapi, sebelum tancap gas ke arah Timur Kota Padang ini, pastikan bahan bakar kendaraan Anda benar-benar terisi penuh, karena setelah sampai ke arah bukit barisan itu, tidak ada warga yang menjual minyak enceran.

Untuk kendaraannya pun disarankan tidak menggunakan mobil sedan untuk kendaraan roda empat, dan tidak disarankan menggunakan motor ceper untuk kendaraan roda dua. Karena, pengaspalan jalan menuju Ngungun Saok hanya sampai di daerah ramai penduduk di Air Dingin. Setelah memasuki kawasan perekebunan masyarakat, jalan yang akan dilalui berupa tanah dan bebatuan kecil, serta beberapa tanjakan-tanjakan yang tidak begitu mengkhawatirkan.

Lalu, jangan juga terpikiran bahwa selama perjalanan itu Anda bisa melakukan live medsos seperti facebook, instagram, ataupun youtube. Karena apabila telah berada di jalan tanah, tidak ada satupun jaringan selular yang dapat diakses, alias zero internet.

Etsss...sampai di sini jangan kecewa dan patah semangat dulu menuju wisata Ngungun Saok. Karena sepanjang perjalanan yang disebut menempuh jalan tanah, Anda akan dapat melihat pemandangan yang begitu asri dan hijau. Udara segara, sejuk, dan tenang, akan mengiringi perjalanan Anda menuju Ngungun Saok.

Petunjuk arah parkir kendaraan untuk pengunjung wisata Ngungun Saok. Foto: ReferensiKita.id

Bagi yang merasa sulit menemukan Ngungun Saok ini, Anda jangan berpikir bahwa Ngungun Saok adalah tempat wisata yang hoak. Padahal, pertanda Anda telah mencapai titik Ngungun Saok, akan ada plang kecil terbuat dari kayu berada di sebelah kiri, menunjukan tempat parkir kendaraan bagi pengunjung ke Ngungun Saok

Kondisi Jalan Menuju Ngungun Saok


Setelah memastikan diri untuk parkir di salah tempat rumah warga dengan tarif Rp5.000 per unit kendaraan roda dua. Anda akan diberi arahan oleh warga setempat, terkait kondisi dan batasan waktu berada di Ngungun Saok. Masyarakat sekitar akan memberi saran kepada pengunjung bahwa untuk dapat bersiap-siap kembali ke lokasi parkir, dari lokasi pemandian Ngugun Saok yakni sebelum pukul 17.00 Wib. Hal ini dikarenakan, kondisi medan kepulangan lebih membutuhkan waktu lebih lama, ketimbang hendak pergi ke lokasi Ngungun Saok.

Saran ini, memiliki alasan. Karena kondisi medan jalan menuju Ngungun Saok ini terbilang cukup curam. Dimana setiap pengunjung yang datang harus menuruni bukit semak belukar tanpa ada menemukan jalan yang datar. Meski telihat semak belukar, masyarakat setempat membuat arah jalan dengan cara membersihkan jalan setapak untuk bisa sampai ke Ngungun Saok. Di sini, orang yang tidak pernah melakukan olahraga, akan merasakan panas di lutut, karena melakukan perjalanan turunan tiada henti. Diperkirakan waktu yang dibutukan itu, mencapai kurang lebih 20 menit.

Sepanjang perjalanan turunan bukit menuju wisata Ngungun Saok akan dihadapi dengan semak belukar. Foto: ReferensiKita.id

Setelah menikmati perjalanan yang ekstra lelah, dari kejahuan akan terdengar suara gemuruh air. Hal ini bentuk pertanda bahwa lokasi Ngungun Saok telah dekat. Perjalanan yang diringi dengan rasa penasaran karena mendengarkan suara gemuruh air, akan dikejutkan dengan pemandangan kondisi Ngungun Saok yang begitu menakjubkan

Wisata Ngungun Saok Kepingan Surga Pemandian


Mungkin saja badan masih terasa lelah dan agak panas, di sarankan jangan langsung terjun ke air Ngungun Saok ini. Usahakan menguji kesabaran dengan cara mendekati air itu secara perlahan, dan rasakan betapa sejuknya aliran air yang ada di Ngungun Saok. Sebenarnya Ngungun Saok merupakan sebuah sungai yang mengalir dari hulu dan di tebingnya terdapat air terjun tidak terlalu besar, jatuh ke dalam air sungai.

Salah satu tempat pemandian yang bagus di Ngungun Saok. Foto: ReferensiKita.id

Jika sudah melepaskan lelah dan mengeringkan keringatnya, saatnya cebutkan dirimu ke air, dan jangan lupa untuk membawa kemera seperti kamera GoPro atau sejenisnya yang bisa memoto aksi di dalam air yang jernih.

Nah, jika badan telah direndam di dalam air Ngungun Saok dan telah melihat keindahan disekelilingnya, maka Anda akan menyadari jikalau ada kepingan surga yang jatuh ke Ngungun Saok tersebut.

Satu hal yang terpenting, mari sama-sama menjaga kebersihakan di lokasi wisata ataupun di Ngungun Saok. Karena keindahan itu akan rusak, jika dari hati pengunjungnya abai soal menjaga kebersihan lingkungan. Biasakan membawa kembali sampah yang dibawa dari berkendara tadi. Ingat lokasi ini tidak untuk wisata berkeluarga yang bisa membawa anak-anak yang masih kecil.

Apabila telah puas menikmati alam Ngungun Saok, saatnya bersiap pulang dan yang terpenting siapkan tenaga untuk melakukan tracking dengan tanjakan yang super ekstra. Iringin kebahagiaan selama mandi di Ngungun Saok, agar semangat Anda untuk kembali lokasi parkir bisa terlaksana, karena memang usaha untuk kembali, membutuhkan tenaga yang banyak. Selamat menikmati liburannya, dan jadikan setiap kegiataan itu, untuk kebahagiaan hidup, karena memang untuk mendapatkan sesuatu yang luar biasa itu, membutuhkan usaha yang luar biasa pula.