arrow_upward
settings_brightness
Informasi cara turun kelas JKN-KIS BPJS Kesehatan 


ReferensiKita.id - Presiden RI Joko Widodo resmi menyesuaikan (naik) iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan terhitung sejak 1 Januari 2020 mendatang. Jumlah iuran pun mengalami kenaikan hingga 100 persen dari iuran selama ini dijalani.

Kabar ini membuat masyarakat gelisah, terutama yang menjadi peserta mandiri. Karena kenaikan iuran JKN-KIS ini tidak disesuaikan dengan kondisi perekonomian masyarakat yang menjadi peserta mandiri.

Kenaikan Iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan


1. Penerima Bantuan Iuran (PBI): Semula Rp 23.000 per orang per bulan menjadi Rp 42.000.

2. Kelas I: Semula Rp 80.000 per orang per bulan menjadi Rp 160.000.

3. Kelas II: Semula Rp 51.000 per orang per bulan menjadi Rp 110.000.

4. Kelas III: Semula Rp 25.500 per orang per bulan menjadi Rp 42.000.

Dengan adanya kenaikan iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan ini, banyak masyarakat memilih untuk turun kelas, sebagai upaya meminimalisir uang yang dikeluarkan per bulannya per tanggal 10 itu.

Berikut Syarat dan Ketentuan Turun Kelas JKN-KIS BPJS Kesehatan


Dari sumber Tokopedia menjelaskan Proses turun kelas BPJS hanya dapat dilakukan untuk peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) seperti Notaris/Pengacara/ LSM, Dokter/Bidan Praktek Swasta, Pedangang/ Penyedia Jasa, Petani/Peternak, Nelayan, Supir, Ojek, Montir dan pekerja lainnya.

Untuk Pekerja Penerima Upah (PPU), kelas akan disesuaikan oleh pihak BPJS.Turun kelas hanya diperbolehkan untuk peserta yang memiliki usia kepesertaan paling tidak 1 tahun atau 12 bulan, atau 1 tahun setelah proses pindah kelas sebelumnya.Turun kelas dilakukan untuk seluruh anggota keluarga yang terdaftar di Kartu Keluarga.

Proses turun kelas perawatan apabila dilakukan pada bulan berjalan, maka kelas perawatan barunya berlaku pada bulan selanjutnya.Telah lunas iuran pada bulan pelaporan.

Cara Melakukan Turun Kelas JKN-KIS BPJS Kesehatan


Setelah kamu melihat syarat-syarat di atas, selanjutnya akan membahas proses perubahan kelas BPJS. Namun, pastikan kamu mempersiapkan dokumen-dokumen di bawah ini:

Kartu Tanda Penduduk (KTP).Kartu BPJS Kesehatan.Kartu Keluarga (KK).Form Perubahan Data yang telah diisi dan ditandatangani diatas materai. Formulir dapat kamu peroleh di kantor BPJS terdekat.

Jika sudah lengkap, selanjutnya Toppers bisa memilih 3 panduan cara di bawah ini:
1. Turun Kelas BPJS Menggunakan Aplikasi
2. Turun Kelas BPJS menggunakan Telepon
3. Turun Kelas dengan Mengajukan Langsung

Jika kamu ingin prosedur yang praktis dan langsung selesai, maka kamu dapat mendatangi kantor cabang BPJS yang sesuai dengan dimana kamu membuat kartu BPJS kamu.

Apabila kantornya jauh dari jangkauan, maka kamu dapat mendatangi kantor cabang BPJS terdekat. Berikutlah cara mengajukan perubahan di kantor BPJS:
Daftarkan dirimu untuk mengantri. Lalu kamu akan mendapatkan nomor antrian.

Jika kamu sudah dipanggil oleh petugas untuk giliranmu, maka kamu dapat langsung jelaskan kepada petugas mengenai pengajuan perubahan kelas BPJS.Setelah itu, pihak BPJS akan memproses turun kelas yang diajukan dan kamu akan mendapatkan kartu BPJS baru dengan kelas yang sesuai dengan yang dipilih.

Mahalnya Iuran JKN-KIS Mulai Januari 2020, Pilih Turun Kelas? Begini Syaratnya

Wednesday, October 30, 2019 : 13:32
Informasi cara turun kelas JKN-KIS BPJS Kesehatan 


ReferensiKita.id - Presiden RI Joko Widodo resmi menyesuaikan (naik) iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan terhitung sejak 1 Januari 2020 mendatang. Jumlah iuran pun mengalami kenaikan hingga 100 persen dari iuran selama ini dijalani.

Kabar ini membuat masyarakat gelisah, terutama yang menjadi peserta mandiri. Karena kenaikan iuran JKN-KIS ini tidak disesuaikan dengan kondisi perekonomian masyarakat yang menjadi peserta mandiri.

Kenaikan Iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan


1. Penerima Bantuan Iuran (PBI): Semula Rp 23.000 per orang per bulan menjadi Rp 42.000.

2. Kelas I: Semula Rp 80.000 per orang per bulan menjadi Rp 160.000.

3. Kelas II: Semula Rp 51.000 per orang per bulan menjadi Rp 110.000.

4. Kelas III: Semula Rp 25.500 per orang per bulan menjadi Rp 42.000.

Dengan adanya kenaikan iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan ini, banyak masyarakat memilih untuk turun kelas, sebagai upaya meminimalisir uang yang dikeluarkan per bulannya per tanggal 10 itu.

Berikut Syarat dan Ketentuan Turun Kelas JKN-KIS BPJS Kesehatan


Dari sumber Tokopedia menjelaskan Proses turun kelas BPJS hanya dapat dilakukan untuk peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) seperti Notaris/Pengacara/ LSM, Dokter/Bidan Praktek Swasta, Pedangang/ Penyedia Jasa, Petani/Peternak, Nelayan, Supir, Ojek, Montir dan pekerja lainnya.

Untuk Pekerja Penerima Upah (PPU), kelas akan disesuaikan oleh pihak BPJS.Turun kelas hanya diperbolehkan untuk peserta yang memiliki usia kepesertaan paling tidak 1 tahun atau 12 bulan, atau 1 tahun setelah proses pindah kelas sebelumnya.Turun kelas dilakukan untuk seluruh anggota keluarga yang terdaftar di Kartu Keluarga.

Proses turun kelas perawatan apabila dilakukan pada bulan berjalan, maka kelas perawatan barunya berlaku pada bulan selanjutnya.Telah lunas iuran pada bulan pelaporan.

Cara Melakukan Turun Kelas JKN-KIS BPJS Kesehatan


Setelah kamu melihat syarat-syarat di atas, selanjutnya akan membahas proses perubahan kelas BPJS. Namun, pastikan kamu mempersiapkan dokumen-dokumen di bawah ini:

Kartu Tanda Penduduk (KTP).Kartu BPJS Kesehatan.Kartu Keluarga (KK).Form Perubahan Data yang telah diisi dan ditandatangani diatas materai. Formulir dapat kamu peroleh di kantor BPJS terdekat.

Jika sudah lengkap, selanjutnya Toppers bisa memilih 3 panduan cara di bawah ini:
1. Turun Kelas BPJS Menggunakan Aplikasi
2. Turun Kelas BPJS menggunakan Telepon
3. Turun Kelas dengan Mengajukan Langsung

Jika kamu ingin prosedur yang praktis dan langsung selesai, maka kamu dapat mendatangi kantor cabang BPJS yang sesuai dengan dimana kamu membuat kartu BPJS kamu.

Apabila kantornya jauh dari jangkauan, maka kamu dapat mendatangi kantor cabang BPJS terdekat. Berikutlah cara mengajukan perubahan di kantor BPJS:
Daftarkan dirimu untuk mengantri. Lalu kamu akan mendapatkan nomor antrian.

Jika kamu sudah dipanggil oleh petugas untuk giliranmu, maka kamu dapat langsung jelaskan kepada petugas mengenai pengajuan perubahan kelas BPJS.Setelah itu, pihak BPJS akan memproses turun kelas yang diajukan dan kamu akan mendapatkan kartu BPJS baru dengan kelas yang sesuai dengan yang dipilih.