arrow_upward
settings_brightness
Wisata Mandalika NTB. Foto: tiket.com

ReferensiKita.id - Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang digadang-gadangkan menjadi sirkuit untuk diselenggarakan MotoGP, kini proses pembangunannya masih terbilang dalam skala kecil. Apabila sirkuit ini rampung, maka Indonesia bakal mempunyai pesona pariwisata yang baru.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, mengatakan, diperkirakan total seluruh komplek sirkuit jalanan baru 10 persen. Di situs resminya kemenpar.go.id Arief Yahya menyatakan, optimistis bahwa sirkuit Mandalika, NTB, bakal rampung pada 2021.

Sementara Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer, menyebutkan, sirkuit Mandalika berkonsep street circuit, dan sirkuit itu sudah mendapatkan izin dari MotoGP untuk difungsikan sebagai jalan biasa, saat tidak digunakan untuk event balap. Hal ini dikarenakan, sirkuit MotoGP Mandalika dibangun dengan konsep terintegrasi dan menjadi bagian dari distrik entertainment dan sport terpadu.

Sebagai bagian dari distrik entertainment dan sport terpadu, kawasan di tengah sirkuit Mandalika akan digunakan sebagai destinasi pariwisata. Di kawasan tersebut akan dibangun glamping, commercial area, dan kondotel.

Seperti yang sudah disampaikan Menpar, saat ini pembangunan baru 10 persen dari total keseluruhan komplek dan untuk sirkuit pada Desember 2019 ini akan mulai pengaspalan.

Sirkuit MotoGP Mandalika direncanakan memiliki panjang 4,32 km, 19 tikungan, kapasitas area paddock mencapai 40 garasi, area grand stand berkapasitas 50.000 tempat duduk, area berdiri mencapai 138.000, dan hospitality suites berkapasitas 7.700 pengunjung.

Penyelenggaraan event MotoGP pada 2021 nanti, dinilai Menpar akan memberikan keuntungan bagi Indonesia, khususnya bagi sektor pariwisata. Diproyeksikan melalui event MotoGP, Indonesia dapat menarik 100.000 wisatawan untuk datang menonton.

Peta pembangunan sirkuit Mandalika NTB. Foto: kemenpar.go.id

Perlu diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu pengguna motor terbesar di dunia. Dengan kata lain, secara domestik penggemar MotoGP di dunia sudah besar, apalagi di dunia. Untuk itu Indonesia berharap MotoGP mampu menjadi daya tarik utama bagi destinasi Mandalika.

Menpar juga menekankan kembali positioning Mandalika sebagai Sport Tourism Destination merupakan keputusan paling tepat. Positioning akan menentukan branding. Portfolio produk Mandalika yang paling menonjol adalah man made termasuk di dalamnya wisata olahraga (sport tourism), apalagi Mandalika terpilih sebagai lokasi MotoGP. Karena untuk pantai, Mandalika punya banyak saingan pantai terindah di Indonesia.

"Sama-sama kita ketahui Tagline untuk Mandalika sebagai sport tourism harus segera dibuat, sebagai bentuk mendukung pariwisata daerah itu," ujarnya.

Sejumlah hal telah dilakukan ITDC dalam rangka mempersiapkan event MotoGP pada 2021. Mulai dari penyusunan pedoman operasional event MotoGP, persiapan optimalisasi UMKM Bazaar Mandalika sebagai pusat belanja dan kuliner wisatawan, persiapan sarana akomodasi/hotel, penyusunan program mitigasi bencana KEK Mandalika.

Artinya perlu adanya dukungan pemerintah pusat dan daerah terkait pelebaran jalan provinsi sisi utara kawasan serta rencana jalan bypass The Mandalika, dan persiapan marketing juga event programs pendukung MotoGP 2021.

Terkait kemudahan aksesibilitas wisatawan dari Bali dan Lombok yang akan hadir di MotoGP 2021, ITDC akan melakukan sinergi dengan Angkasapura, Damri, dan Pelindo. Untuk menguji antusiasime masyarakat terkait MotoGP di Mandalika pada 2021, rencananya pada November 2019 akan dilakukan pre-sale 20.000 tiket MotoGP secara online.

Sirkuit Mandalika Menyimpan Pesona Pariwisata Baru Bagi Indonesia

Saturday, October 12, 2019 : 22:15
Wisata Mandalika NTB. Foto: tiket.com

ReferensiKita.id - Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang digadang-gadangkan menjadi sirkuit untuk diselenggarakan MotoGP, kini proses pembangunannya masih terbilang dalam skala kecil. Apabila sirkuit ini rampung, maka Indonesia bakal mempunyai pesona pariwisata yang baru.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, mengatakan, diperkirakan total seluruh komplek sirkuit jalanan baru 10 persen. Di situs resminya kemenpar.go.id Arief Yahya menyatakan, optimistis bahwa sirkuit Mandalika, NTB, bakal rampung pada 2021.

Sementara Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer, menyebutkan, sirkuit Mandalika berkonsep street circuit, dan sirkuit itu sudah mendapatkan izin dari MotoGP untuk difungsikan sebagai jalan biasa, saat tidak digunakan untuk event balap. Hal ini dikarenakan, sirkuit MotoGP Mandalika dibangun dengan konsep terintegrasi dan menjadi bagian dari distrik entertainment dan sport terpadu.

Sebagai bagian dari distrik entertainment dan sport terpadu, kawasan di tengah sirkuit Mandalika akan digunakan sebagai destinasi pariwisata. Di kawasan tersebut akan dibangun glamping, commercial area, dan kondotel.

Seperti yang sudah disampaikan Menpar, saat ini pembangunan baru 10 persen dari total keseluruhan komplek dan untuk sirkuit pada Desember 2019 ini akan mulai pengaspalan.

Sirkuit MotoGP Mandalika direncanakan memiliki panjang 4,32 km, 19 tikungan, kapasitas area paddock mencapai 40 garasi, area grand stand berkapasitas 50.000 tempat duduk, area berdiri mencapai 138.000, dan hospitality suites berkapasitas 7.700 pengunjung.

Penyelenggaraan event MotoGP pada 2021 nanti, dinilai Menpar akan memberikan keuntungan bagi Indonesia, khususnya bagi sektor pariwisata. Diproyeksikan melalui event MotoGP, Indonesia dapat menarik 100.000 wisatawan untuk datang menonton.

Peta pembangunan sirkuit Mandalika NTB. Foto: kemenpar.go.id

Perlu diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu pengguna motor terbesar di dunia. Dengan kata lain, secara domestik penggemar MotoGP di dunia sudah besar, apalagi di dunia. Untuk itu Indonesia berharap MotoGP mampu menjadi daya tarik utama bagi destinasi Mandalika.

Menpar juga menekankan kembali positioning Mandalika sebagai Sport Tourism Destination merupakan keputusan paling tepat. Positioning akan menentukan branding. Portfolio produk Mandalika yang paling menonjol adalah man made termasuk di dalamnya wisata olahraga (sport tourism), apalagi Mandalika terpilih sebagai lokasi MotoGP. Karena untuk pantai, Mandalika punya banyak saingan pantai terindah di Indonesia.

"Sama-sama kita ketahui Tagline untuk Mandalika sebagai sport tourism harus segera dibuat, sebagai bentuk mendukung pariwisata daerah itu," ujarnya.

Sejumlah hal telah dilakukan ITDC dalam rangka mempersiapkan event MotoGP pada 2021. Mulai dari penyusunan pedoman operasional event MotoGP, persiapan optimalisasi UMKM Bazaar Mandalika sebagai pusat belanja dan kuliner wisatawan, persiapan sarana akomodasi/hotel, penyusunan program mitigasi bencana KEK Mandalika.

Artinya perlu adanya dukungan pemerintah pusat dan daerah terkait pelebaran jalan provinsi sisi utara kawasan serta rencana jalan bypass The Mandalika, dan persiapan marketing juga event programs pendukung MotoGP 2021.

Terkait kemudahan aksesibilitas wisatawan dari Bali dan Lombok yang akan hadir di MotoGP 2021, ITDC akan melakukan sinergi dengan Angkasapura, Damri, dan Pelindo. Untuk menguji antusiasime masyarakat terkait MotoGP di Mandalika pada 2021, rencananya pada November 2019 akan dilakukan pre-sale 20.000 tiket MotoGP secara online.