arrow_upward
settings_brightness
Wisata populer di Pariaman yakni Pantai Gandoriah
Wisata Pantai Gandoriah Pariaman. Foto: Noli Hendra 
ReferensiKita.id - Kawasan wisata Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, kini hadir dengan wajah baru. Penataan dilakukan mulai dari lokasi pedagang, parkir, hingga membangun kawasan tempat pemandangan Gandoriah.

Daerah yang terkenal dengan budaya tabuik ini, hampir sebagian kotanya berasa di tepi pantai yang menghadap ke laut Samudera. Sehingga untuk wisata Pantai Gandoriah ini merupakan wisata populer di daerah tersebut.

Posisi Pantai Gandoriah ini terletak sekitar 100 meter dari pusat Kota Pariaman. Jika sudah memasuki waktu liburan, Pantai Gandoriah bakal dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah, termasuk wisatawan luar dari Sumatera Barat.

Populernya wisata Pantai Gandoriah ini, tidak terlepas dari peran transportasi kereta api yang merupakan bagian dari PT KAI Divre II Sumatera Barat. Dimana Stasiun Pariaman berada bersebelahan dengan wisata Pantai Gandoriah.

Pengunjung asal Kota Padang, Zulmita, mengatakan, cukup sering datang ke Pantai Gandoriah bersama keluarganya. Hal ini dikarenakan, adanya transportasi kereta api dari Padang menuju Pariaman. Namun dari keseringannya ke wisata Tabuik itu, kini Pantai Gandoriah mengalami perubahan yang menakjubkan.

Untuk menikmati kuliner di Pantai Gandoriah bisa menggunakan payung untuk berteduh
Payung berwarna warni ini tempat menikmati kuliner yang ada di Pantai Gandoriah Pariaman. Foto: Noli Hendra 
Pengunjung Mita menyatakan memang menjadikan hal yang menyenangkan saat berada di Pantai Gandoriah. Tak hanya dapat bermain di tepi pantai sembari berenang atau pun berselancar. Berdiri di tepi pantai pun juga dapat mengurangi stres, karena pemandangan yang begitu luas, serta indahnya langit di kala sore menjadi momen yang indah dilalui.

Di Pantai Gandoriah, banyak hal yang bisa dilakukan oleh para pengunjung. Mulai dari permainan anak-anak yang ada di dekat panggung Gandoriah, menuju Pulau Angso Duo, Pulau Kasiak, menikmati kuliner sala lauak, kerupuk kuah, nasi sek, dan banyak hal lainnya yang dapat dilakukan di Pantai Gandoriah.

Salah seorang pengunjung, Edi, yang datang bersama anaknya, mengatakan, Pantai Gandoriah seperti terlihat terus berbenah. Mulai dari infrastruktur hingga spot-spot bagus untuk menikmati keindahan pemandangan pantai.

Menurutnya, Pantai Gandoriah memiliki kenangan tersendiri. Banyak yang menyebutkan, bahwa banyak hati yang bersatu di Pantai Gandoriah itu. Suasana yang begitu indah seakan romantis bagi dua hati yang ingin hidup bersama, berbaur di Pantai Gandoriah.

Wisata Pantai Gandoriah Pariaman, Sumatera Barat, kini banyak perubahannya
Kawasan nan bersih dan indah di Pantai Gandoriah Pariaman. Foto: Noli Hendra 
Baginya, berwisata di Pantai Gandoriah tidak hanya sekadar menikmati pemandangan, tapi juga erat dengan wisata kuliner. Makanan sala lauak yang baru-baru ini mendapat penghargaan Rekor MURI, merupakan kuliner yang diunggulkan di Pariaman.

Belum lagi Nasi Sek, yakni makanan yang dijual oleh masyarakat sekitar. Bentuknya sama dengan sebungkus Nasi Padang. Tapi, khas Nasi Sek terletak ramas rasa sambalnya yang dibungkus dengan segumpal nasi panas.

Melihat lokasi wisata pada umumnya, tidak dapat dipungkiri adanya tarif belanja yang tidak masuk akal. Bahkan, tarifnya naik 200 persen dari hari biasanya. Namun, di lokasi wisata Pantai Gandoriah, tarif belanja lainnya terbilang normal.

Seperti untuk Nasi Sek, per bungkus hanya Rp15.000. Salah lauak Rp500 – Rp1.000 per buah dan tergantung ukurannya. Sementara untuk menikmati kelapa muda, satu buah hanya Rp7.000. Harga atau tarif belanja yang demikian, sangat normal jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lainnya.

Setelah selesai istirahat menikmati santapan khas Pariaman, pengunjung bisa menuju Pulau Angso Duo dengan menaiki kapal wisata. Untuk kapal wisata ini, Pemerintah Kota Pariaman telah menyediakan kapal wisata untuk menuju Pulau Angso Duo. Lalu, juga bisa ke Pulau Kasiak.

Wisata Pantai Gandoriah Kini Menjadi Pantai Nan Indah

Sunday, January 05, 2020 : 17:43
Wisata populer di Pariaman yakni Pantai Gandoriah
Wisata Pantai Gandoriah Pariaman. Foto: Noli Hendra 
ReferensiKita.id - Kawasan wisata Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, kini hadir dengan wajah baru. Penataan dilakukan mulai dari lokasi pedagang, parkir, hingga membangun kawasan tempat pemandangan Gandoriah.

Daerah yang terkenal dengan budaya tabuik ini, hampir sebagian kotanya berasa di tepi pantai yang menghadap ke laut Samudera. Sehingga untuk wisata Pantai Gandoriah ini merupakan wisata populer di daerah tersebut.

Posisi Pantai Gandoriah ini terletak sekitar 100 meter dari pusat Kota Pariaman. Jika sudah memasuki waktu liburan, Pantai Gandoriah bakal dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah, termasuk wisatawan luar dari Sumatera Barat.

Populernya wisata Pantai Gandoriah ini, tidak terlepas dari peran transportasi kereta api yang merupakan bagian dari PT KAI Divre II Sumatera Barat. Dimana Stasiun Pariaman berada bersebelahan dengan wisata Pantai Gandoriah.

Pengunjung asal Kota Padang, Zulmita, mengatakan, cukup sering datang ke Pantai Gandoriah bersama keluarganya. Hal ini dikarenakan, adanya transportasi kereta api dari Padang menuju Pariaman. Namun dari keseringannya ke wisata Tabuik itu, kini Pantai Gandoriah mengalami perubahan yang menakjubkan.

Untuk menikmati kuliner di Pantai Gandoriah bisa menggunakan payung untuk berteduh
Payung berwarna warni ini tempat menikmati kuliner yang ada di Pantai Gandoriah Pariaman. Foto: Noli Hendra 
Pengunjung Mita menyatakan memang menjadikan hal yang menyenangkan saat berada di Pantai Gandoriah. Tak hanya dapat bermain di tepi pantai sembari berenang atau pun berselancar. Berdiri di tepi pantai pun juga dapat mengurangi stres, karena pemandangan yang begitu luas, serta indahnya langit di kala sore menjadi momen yang indah dilalui.

Di Pantai Gandoriah, banyak hal yang bisa dilakukan oleh para pengunjung. Mulai dari permainan anak-anak yang ada di dekat panggung Gandoriah, menuju Pulau Angso Duo, Pulau Kasiak, menikmati kuliner sala lauak, kerupuk kuah, nasi sek, dan banyak hal lainnya yang dapat dilakukan di Pantai Gandoriah.

Salah seorang pengunjung, Edi, yang datang bersama anaknya, mengatakan, Pantai Gandoriah seperti terlihat terus berbenah. Mulai dari infrastruktur hingga spot-spot bagus untuk menikmati keindahan pemandangan pantai.

Menurutnya, Pantai Gandoriah memiliki kenangan tersendiri. Banyak yang menyebutkan, bahwa banyak hati yang bersatu di Pantai Gandoriah itu. Suasana yang begitu indah seakan romantis bagi dua hati yang ingin hidup bersama, berbaur di Pantai Gandoriah.

Wisata Pantai Gandoriah Pariaman, Sumatera Barat, kini banyak perubahannya
Kawasan nan bersih dan indah di Pantai Gandoriah Pariaman. Foto: Noli Hendra 
Baginya, berwisata di Pantai Gandoriah tidak hanya sekadar menikmati pemandangan, tapi juga erat dengan wisata kuliner. Makanan sala lauak yang baru-baru ini mendapat penghargaan Rekor MURI, merupakan kuliner yang diunggulkan di Pariaman.

Belum lagi Nasi Sek, yakni makanan yang dijual oleh masyarakat sekitar. Bentuknya sama dengan sebungkus Nasi Padang. Tapi, khas Nasi Sek terletak ramas rasa sambalnya yang dibungkus dengan segumpal nasi panas.

Melihat lokasi wisata pada umumnya, tidak dapat dipungkiri adanya tarif belanja yang tidak masuk akal. Bahkan, tarifnya naik 200 persen dari hari biasanya. Namun, di lokasi wisata Pantai Gandoriah, tarif belanja lainnya terbilang normal.

Seperti untuk Nasi Sek, per bungkus hanya Rp15.000. Salah lauak Rp500 – Rp1.000 per buah dan tergantung ukurannya. Sementara untuk menikmati kelapa muda, satu buah hanya Rp7.000. Harga atau tarif belanja yang demikian, sangat normal jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lainnya.

Setelah selesai istirahat menikmati santapan khas Pariaman, pengunjung bisa menuju Pulau Angso Duo dengan menaiki kapal wisata. Untuk kapal wisata ini, Pemerintah Kota Pariaman telah menyediakan kapal wisata untuk menuju Pulau Angso Duo. Lalu, juga bisa ke Pulau Kasiak.