arrow_upward
settings_brightness
Masyarakat yang mengikuti Car Free Day di kawasan jalan Khatib Sulaiman Padang setiap hari Minggu. Foto: BBPOM Padang

Ilustrasi: Masyarakat yang mengikuti Car Free Day di kawasan jalan Khatib Sulaiman Padang setiap hari Minggu. Foto: BBPOM Padang
ReferensiKita.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa mulai besok, Minggu (15/3) untuk kegiatan Car Free Day (CFD) yang dilakukan di sepanjang jalan Khatib Sulaiman Padang, dihentikan sementara waktu.

Adanya himbauan ini, setelah adanya rapat antisipasi dan penanganan Covid-19 di Sumatera Barat, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, BPBD Sumatera Barat, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, malam ini, Sabtu (14/4//2020).

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, melihat situasi kasus Covid-19 di Indonesia yang sudah cukup besar, maka pemerintah daerah perlu mengambil langkah, agar Sumatera Barat tetap aman dari serangan virus Covid-19.

"Kepada Dispora saya harap menyampaikan kepada masyarakat, bahwa besok Car Free Day itu ditiadakan dulu untuk sementara waktu. Karena dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, perlu untuk mengurangi aktifitas di tempat keramaian," katanya, Sabtu malam.

Wagub berharap kepada masyarakat untuk memahami imbauan ini, karena perlu untuk menjaga-jaga diri dari segala kemungkinan terjadi penularan virus Covid-19. Imbauan ini bukanlah bentuk menakuti-nakuti masyarakat, cuma berharap masyarakat untuk mengurangi aktifitas di tempat keramaian.

"Kegiatan kumpul-kumpul juga perlu dikurangi. Jadi intinya itu, sama-sama menjaga diri, karena kita tidak tahu kapan virus Covid-19 itu menyerang kita," jelasnya.

Biasanya, setiap hari Minggu, di sepanjang jalan Khatib Sulaiman Padang dikosongkan dari arus lalu lintas kendaraan, dan dijadikan sebagai tempat berolahraga di pagi hari yakni Car Free Day. Ada ribuan masyarakat Kota Padang yang memadati kawasan CFD itu. Tidak hanya kegiatan olahraga, UMKM pun banyak tumbuh adanya CFD tersebut.

"Bagaimana selanjutnya, saya akan menyampaikan kondisi ini kepada Gubernur Sumatera Barat, dan Senin mendatang kita akan rapat terkait antisipasi masuknya Covid-19 ke Sumatera Barat," sebutnya.

Baca Juga: Ada Posko Covid-19 di Sumbar, Ini Fungsinya

Wagub berharap masyarakat untuk memahami imbauan ini sebagai langkah menjaga kesehatan diri masing-masing, agar tetap sehat dan tidak terpapar virus Covid-19. Untuk itu besok, CFD di Padang sementara waktu ditiadakan dulu.

"Sampaikan ditiadakan dulu, kita lihat situasi nantinya. Jadi bisa CFD kembali di adakan, disaat tidak ada lagi persoalan virus Covid-19 itu," tegasnya.

Waspada Penularan Covid-19, Pemprov Sumbar Tiadakan Car Free Day di Padang

Saturday, March 14, 2020 : 20:56
Masyarakat yang mengikuti Car Free Day di kawasan jalan Khatib Sulaiman Padang setiap hari Minggu. Foto: BBPOM Padang

Ilustrasi: Masyarakat yang mengikuti Car Free Day di kawasan jalan Khatib Sulaiman Padang setiap hari Minggu. Foto: BBPOM Padang
ReferensiKita.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa mulai besok, Minggu (15/3) untuk kegiatan Car Free Day (CFD) yang dilakukan di sepanjang jalan Khatib Sulaiman Padang, dihentikan sementara waktu.

Adanya himbauan ini, setelah adanya rapat antisipasi dan penanganan Covid-19 di Sumatera Barat, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, BPBD Sumatera Barat, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang, di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau, malam ini, Sabtu (14/4//2020).

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, melihat situasi kasus Covid-19 di Indonesia yang sudah cukup besar, maka pemerintah daerah perlu mengambil langkah, agar Sumatera Barat tetap aman dari serangan virus Covid-19.

"Kepada Dispora saya harap menyampaikan kepada masyarakat, bahwa besok Car Free Day itu ditiadakan dulu untuk sementara waktu. Karena dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, perlu untuk mengurangi aktifitas di tempat keramaian," katanya, Sabtu malam.

Wagub berharap kepada masyarakat untuk memahami imbauan ini, karena perlu untuk menjaga-jaga diri dari segala kemungkinan terjadi penularan virus Covid-19. Imbauan ini bukanlah bentuk menakuti-nakuti masyarakat, cuma berharap masyarakat untuk mengurangi aktifitas di tempat keramaian.

"Kegiatan kumpul-kumpul juga perlu dikurangi. Jadi intinya itu, sama-sama menjaga diri, karena kita tidak tahu kapan virus Covid-19 itu menyerang kita," jelasnya.

Biasanya, setiap hari Minggu, di sepanjang jalan Khatib Sulaiman Padang dikosongkan dari arus lalu lintas kendaraan, dan dijadikan sebagai tempat berolahraga di pagi hari yakni Car Free Day. Ada ribuan masyarakat Kota Padang yang memadati kawasan CFD itu. Tidak hanya kegiatan olahraga, UMKM pun banyak tumbuh adanya CFD tersebut.

"Bagaimana selanjutnya, saya akan menyampaikan kondisi ini kepada Gubernur Sumatera Barat, dan Senin mendatang kita akan rapat terkait antisipasi masuknya Covid-19 ke Sumatera Barat," sebutnya.

Baca Juga: Ada Posko Covid-19 di Sumbar, Ini Fungsinya

Wagub berharap masyarakat untuk memahami imbauan ini sebagai langkah menjaga kesehatan diri masing-masing, agar tetap sehat dan tidak terpapar virus Covid-19. Untuk itu besok, CFD di Padang sementara waktu ditiadakan dulu.

"Sampaikan ditiadakan dulu, kita lihat situasi nantinya. Jadi bisa CFD kembali di adakan, disaat tidak ada lagi persoalan virus Covid-19 itu," tegasnya.