arrow_upward
settings_brightness
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menandatangani Pergub pencairan dana bantuan sosial dampak Covid-19 atau Jaring Pengaman Sosial (JPS)
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menandatangani Pergub pencairan dana bantuan sosial dampak Covid-19 atau Jaring Pengaman Sosial (JPS)-Foto: Humas Pemprov Sumbar
ReferensiKita.id - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menandatangani Pergub pencairan dana bantuan sosial dampak Covid-19 atau Jaring Pengaman Sosial (JPS), untuk daerah yang telah menyerahkan data penerima. Kabar ini disampaikan oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal.

Ia mengatakan bahwa hari ini Kamis (30/4) telah ditandatanganinya Pergub pencairan dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) Provinsi Sumatera Barat kepada kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Dari empat kabupaten dan kota yang telah menyerahkan datanya ke Provinsi Sumatera Barat, baru ada dua daerah yang dinilai telah lengkap datanya, yakni Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto.

"Jadi yang baru bisa dibagikan batuan JPS ini untuk daerah yang telah lengkap datanya masuk ke Pemprov Sumatera Barat yakni Padang Panjang dan Sawahlunto," katanya, Kamis (30/4/) melalui pesan singkat.

Baca Juga: Bansos tak Kunjung Dibagikan, Ini Kata Pemko Padang

Bantuan itu akan diberikan sesuai dengan jumlah yang ditentukan yakni Rp600 ribu untuk setiap KK dan diberikan selama tiga bulan, artinya setiap bulan per KK menerima bantuan Rp600 ribu.

Sebagai informasi, pencairan pertama ini langsung diberikan untuk 2 (dua) bulan (April dan Mei 2020), sebesar Rp1,2 juta per KK. Dana JPS dari Provinsi Sumatera Barat ini nanti diserahkan langsung oleh pegawai kantor pos ke rumah masing-masing masyarakat terdampak Covid-19, dan akan ditempel sticker penerima JPS dari dana Provinsi Sumatera Barat.

"Hal ini bertujuan untuk transparansi dan agar jangan terjadi pemberian ganda," jelasnya.

Semoga kabupaten dan kota yang lain segera menyerahkan datanya, agar dana dari Pemprov Sumatera Barat bisa disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bansos dari Provinsi Sumbar Segera Dibagikan, Ini Daftar Daerahnya

Thursday, April 30, 2020 : 13:28
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menandatangani Pergub pencairan dana bantuan sosial dampak Covid-19 atau Jaring Pengaman Sosial (JPS)
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menandatangani Pergub pencairan dana bantuan sosial dampak Covid-19 atau Jaring Pengaman Sosial (JPS)-Foto: Humas Pemprov Sumbar
ReferensiKita.id - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menandatangani Pergub pencairan dana bantuan sosial dampak Covid-19 atau Jaring Pengaman Sosial (JPS), untuk daerah yang telah menyerahkan data penerima. Kabar ini disampaikan oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal.

Ia mengatakan bahwa hari ini Kamis (30/4) telah ditandatanganinya Pergub pencairan dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) Provinsi Sumatera Barat kepada kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Dari empat kabupaten dan kota yang telah menyerahkan datanya ke Provinsi Sumatera Barat, baru ada dua daerah yang dinilai telah lengkap datanya, yakni Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto.

"Jadi yang baru bisa dibagikan batuan JPS ini untuk daerah yang telah lengkap datanya masuk ke Pemprov Sumatera Barat yakni Padang Panjang dan Sawahlunto," katanya, Kamis (30/4/) melalui pesan singkat.

Baca Juga: Bansos tak Kunjung Dibagikan, Ini Kata Pemko Padang

Bantuan itu akan diberikan sesuai dengan jumlah yang ditentukan yakni Rp600 ribu untuk setiap KK dan diberikan selama tiga bulan, artinya setiap bulan per KK menerima bantuan Rp600 ribu.

Sebagai informasi, pencairan pertama ini langsung diberikan untuk 2 (dua) bulan (April dan Mei 2020), sebesar Rp1,2 juta per KK. Dana JPS dari Provinsi Sumatera Barat ini nanti diserahkan langsung oleh pegawai kantor pos ke rumah masing-masing masyarakat terdampak Covid-19, dan akan ditempel sticker penerima JPS dari dana Provinsi Sumatera Barat.

"Hal ini bertujuan untuk transparansi dan agar jangan terjadi pemberian ganda," jelasnya.

Semoga kabupaten dan kota yang lain segera menyerahkan datanya, agar dana dari Pemprov Sumatera Barat bisa disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.