arrow_upward
settings_brightness
ilustrasi zakat. sumber gambar womantalk
ReferensiKita.id - Bagi Hamba Allah yang baik hati, perjalanan dari hari ke hari di bulan Suci Ramadan tentu menyisakan banyak hal, mengujui kesabaran, kejujuran, dan hingga meraih ketenangan hati.

Untuk itu, mengeluarkan atau membayarkan zakat haruslah ditunaikan bagi setiap orang yang masih bernyawa. Begitu halnya dengan pertanyaan kapan waktu membayar zakat fitar.

Mungkin sudah sering kita bahas dari tahun ke tahun. Zakat Fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadan, paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Salat Idul Fitri. Jika waktu penyerahan melewati batas ini maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa. Hal ini tercantum pada hadits Rasulullah SAW mengatakan:

Barangsiapa yang menunaikan zakat fitrah sebelum shalat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

Besaran atau Jumlah Zakat Fitrah yang Dibayarkan

Besaran zakat fitrah yang dikeluarkan oleh para ulama sesuai dengan penafsiran hadist. Di mana sebesar satu sha' (1 sha' = 4 mud, 1 mud = 675 gram) atau sekitar setara dengan 3,5 liter atau 2,7 kg makanan pokok. Bisa berupa tepung, kurma aqith, gandum atau makanan pokok yang kerap dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki).

Baca Juga: Niat Zakat Untuk Diri Sendiri dan Untuk Keluarga

Melansir dari Badan Amil Zakat Nasional, zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk makanan pokok atau beras seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per orang. Kualitas makanan pokok atau beras juga harus disesuaikan dengan kualitas makanan yang dikonsumsi tiap harinya. Selain itu, makanan pokok atau beras tersebut bisa diganti dalam bentuk uang tunai senilai 2,5 kg atau 3,5 liter beras.

Kapan Waktu Membayar Zakat Fitrah

Sunday, May 17, 2020 : 09:06
ilustrasi zakat. sumber gambar womantalk
ReferensiKita.id - Bagi Hamba Allah yang baik hati, perjalanan dari hari ke hari di bulan Suci Ramadan tentu menyisakan banyak hal, mengujui kesabaran, kejujuran, dan hingga meraih ketenangan hati.

Untuk itu, mengeluarkan atau membayarkan zakat haruslah ditunaikan bagi setiap orang yang masih bernyawa. Begitu halnya dengan pertanyaan kapan waktu membayar zakat fitar.

Mungkin sudah sering kita bahas dari tahun ke tahun. Zakat Fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadan, paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Salat Idul Fitri. Jika waktu penyerahan melewati batas ini maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa. Hal ini tercantum pada hadits Rasulullah SAW mengatakan:

Barangsiapa yang menunaikan zakat fitrah sebelum shalat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

Besaran atau Jumlah Zakat Fitrah yang Dibayarkan

Besaran zakat fitrah yang dikeluarkan oleh para ulama sesuai dengan penafsiran hadist. Di mana sebesar satu sha' (1 sha' = 4 mud, 1 mud = 675 gram) atau sekitar setara dengan 3,5 liter atau 2,7 kg makanan pokok. Bisa berupa tepung, kurma aqith, gandum atau makanan pokok yang kerap dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi'i dan Maliki).

Baca Juga: Niat Zakat Untuk Diri Sendiri dan Untuk Keluarga

Melansir dari Badan Amil Zakat Nasional, zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk makanan pokok atau beras seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per orang. Kualitas makanan pokok atau beras juga harus disesuaikan dengan kualitas makanan yang dikonsumsi tiap harinya. Selain itu, makanan pokok atau beras tersebut bisa diganti dalam bentuk uang tunai senilai 2,5 kg atau 3,5 liter beras.