arrow_upward
settings_brightness
Petugas Kantor Pos berangkat menuju ke rumah warga penerima bansos dampak Covid-19.
Petugas Kantor Pos berangkat menuju ke rumah warga penerima bansos dampak Covid-19. Foto: Humas Pemprov Sumbar 

ReferensiKita.id - Ketika masyarakat tengah menanti bantuan dari pemerintah dalam suasana wabah Covid-19 ini, ternyata masih ada 7 daerah yang belum menyerahkan data penerima bansos ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal, mengatakan, sebelumnya telah ada tiga daerah yang warganya telah menerima bansos dampak Covid-19 atau Jaring Pengamanan Sosial (JPS), yakni Kota Padang Panjang, Sawahlunto, dan kabupaten Agam.

Selain itu, telah ada 9 daerah yang kini dalam proses pencairan bansos tersebut. Daerah-daerah yang akan dicairkan dana bansos itu, setelah masuknya data-data penerima bansos ke Pemprov Sumatera Barat. Sembilan daerah yang akan dicarikan dana bansosnya itu yakni Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabuppaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang, Kota Solok, Kota Payakumbuh, dan Kota Pariaman

"Jadi masih ada tujuh daerah yang kita catat belum menyerahkan data penerima bansos ke Pemprov Sumatera Barat. Harapan kita segeralah di serahkan, agar masyarakatnya segera pula menerima bantuannya," katanya, Sabtu (2/5).

Tujuh daerah yang belum menyerahkan data penerima bansos ke Pemprov Sumatera Barat itu yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Limapuluh Kota.


Petugas Pos Berangkat Untuk Salurkan JPS ke Alamat Penerima Bansos


Bantuan JPS Pemprov Sumatera Barat untuk masyarakat terdampak Covis-19 sudah mulai disalurkan kemarin oleh PT Pos Indonesia dengan mengirimkan langsung ke alamat penerima di tiga daerah kabupaten Kota.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat melepas petugas POS dalam rangka penyaluran JPS Pemprov Sumbar terhadap masyarakat terdampak Covid-19 di kantor Gubernur, mengatakan,  ada beberapa daerah lagi yang juga telah menyerahkan data ke Pemprov.

"Semua daerah yang memasukkan data harus melalui proses verifikasi oleh tim, agar tidak ada kekeliruan dalam pemberian bantuan," ucap gubernur.

Baca Juga: Bansos di 9 Daerah di Sumbar ini dalam Proses Pencairan

Gubernur Sumbar tegas mengatakan tidak ada sedikitpun keinganan Pemprov untuk menahan-nahan bantuan langsung tunai dari APBD Sumbar. Bantuan ini jelas untuk masyarakat yang tekena dampak Covid-19.

Pada tahap pertama ini bantuan diserahkan untuk jatah dua bulan yaitu April dan Mei 2020 masing-masing Rp600 per Kepala Keluarga (KK) per bulan, total Rp1,2 juta.

Dan bagi rumah penerima JPS dari Sumbar itu ditempeli sticker yang bertujuan agar tidak terjadi bantuan ganda kepada masyarakat

Ini Videonya Pembagian Bansosnya di Sumbar 


Tujuh Daerah di Sumbar ini Belum Serahkan Data Penerima Bansos ke Pemprov

Saturday, May 02, 2020 : 17:35
Petugas Kantor Pos berangkat menuju ke rumah warga penerima bansos dampak Covid-19.
Petugas Kantor Pos berangkat menuju ke rumah warga penerima bansos dampak Covid-19. Foto: Humas Pemprov Sumbar 

ReferensiKita.id - Ketika masyarakat tengah menanti bantuan dari pemerintah dalam suasana wabah Covid-19 ini, ternyata masih ada 7 daerah yang belum menyerahkan data penerima bansos ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal, mengatakan, sebelumnya telah ada tiga daerah yang warganya telah menerima bansos dampak Covid-19 atau Jaring Pengamanan Sosial (JPS), yakni Kota Padang Panjang, Sawahlunto, dan kabupaten Agam.

Selain itu, telah ada 9 daerah yang kini dalam proses pencairan bansos tersebut. Daerah-daerah yang akan dicairkan dana bansos itu, setelah masuknya data-data penerima bansos ke Pemprov Sumatera Barat. Sembilan daerah yang akan dicarikan dana bansosnya itu yakni Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabuppaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang, Kota Solok, Kota Payakumbuh, dan Kota Pariaman

"Jadi masih ada tujuh daerah yang kita catat belum menyerahkan data penerima bansos ke Pemprov Sumatera Barat. Harapan kita segeralah di serahkan, agar masyarakatnya segera pula menerima bantuannya," katanya, Sabtu (2/5).

Tujuh daerah yang belum menyerahkan data penerima bansos ke Pemprov Sumatera Barat itu yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Limapuluh Kota.


Petugas Pos Berangkat Untuk Salurkan JPS ke Alamat Penerima Bansos


Bantuan JPS Pemprov Sumatera Barat untuk masyarakat terdampak Covis-19 sudah mulai disalurkan kemarin oleh PT Pos Indonesia dengan mengirimkan langsung ke alamat penerima di tiga daerah kabupaten Kota.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat melepas petugas POS dalam rangka penyaluran JPS Pemprov Sumbar terhadap masyarakat terdampak Covid-19 di kantor Gubernur, mengatakan,  ada beberapa daerah lagi yang juga telah menyerahkan data ke Pemprov.

"Semua daerah yang memasukkan data harus melalui proses verifikasi oleh tim, agar tidak ada kekeliruan dalam pemberian bantuan," ucap gubernur.

Baca Juga: Bansos di 9 Daerah di Sumbar ini dalam Proses Pencairan

Gubernur Sumbar tegas mengatakan tidak ada sedikitpun keinganan Pemprov untuk menahan-nahan bantuan langsung tunai dari APBD Sumbar. Bantuan ini jelas untuk masyarakat yang tekena dampak Covid-19.

Pada tahap pertama ini bantuan diserahkan untuk jatah dua bulan yaitu April dan Mei 2020 masing-masing Rp600 per Kepala Keluarga (KK) per bulan, total Rp1,2 juta.

Dan bagi rumah penerima JPS dari Sumbar itu ditempeli sticker yang bertujuan agar tidak terjadi bantuan ganda kepada masyarakat

Ini Videonya Pembagian Bansosnya di Sumbar